Momon Sakit Perut
Note: Khusus postingan ini biarlah cuma Miss Julie aja yang membaca :)
Momon Sakit Perut
Hari Minggu adalah hari
yang paling bahagia buat Momon, karena hari Minggu adalah hari libur sekolah
sehingga Momon bisa bermain di taman bersama teman-temannya. Pagi itu Momon
pamit ke Ibu untuk pergi ke rumah pepet yang berada di dekat Taman Kota.
“Ibu, Momon pamit dulu ke rumah Pepet
yah.”
“Iya, hati-hati Mon, jangan lupa pulang
sebelum jam makan siang yah”
“Baik Bu.”
Momon
mengayuh sepeda birunya menuju rumah Pepet. Setelah sampai di rumah Pepet,
mereka pergi ke Taman Kota untuk bermain sepeda disana bersama Ucup dan Pepey. Mereka
sangat riang sekali.
Tidak
terasa waktu makan siang sudah tiba, Momon berpamit kepada teman-temannya untuk
pulang. Ditengah perjalanan menuju pulang perut Momon berbunyi, pertanda bahwa
cacing-cacing di perut sudah tidak sabar untuk di beri makan. Momon pun mempercepat
laju sepedahnya.
Setibanya
dirumah, Momon langsung memarkirkan sepedahnya di halaman dan berlari menuju
ruang makan. Aroma wangi masakan Ibu dari dapur semakin membuat Momon merasa
lapar. Hari ini Ibu memasak ayam kecap makanan kesukaan Momon.
“Ibu, Momon pulang.”
“Ya, Nak.”
“Ibu, apakah makanannya sudah siap?
Momon sudah lapar Bu.”
“Sebentar lagi Nak. Ayo, sebelum makan
cuci tangan dulu sana supaya tangan kamu bersih. Ibu akan siapkan makanan untuk
kamu.”
Namun
Momon tidak mendengarkan perintah Ibu, ia tidak mencuci tangannya. Setelah Ibu
selesai menyiapkan hidangan, Momon langsung mengambil makanan dan makan tanpa
mencuci tangannya terlebih dahulu.
Tiba-tiba,
Momon menangis kesakitan. Ibu menghampiri Momon dan bertanya mengapa Momon
menangis.
“Kamu kenapa Nak?”
“Perut Momon rasanya sakit sekali Bu.”
“Lho, kenapa?”
“Tidak tahu Bu.”
Lalu Ibu pun membawa Momon ke Dokter
untuk diperiksa.
Setelah
diperiksa, Dokter mengatakan bahwa Momon terkena Diare. Hal ini disebabkan
karena bakteri akibat Momon tidak mengkonsumsi makanan dengan bersih. Momon pun
tersadar bahwa tadi ia tidak mencuci tangan sebelum makan.
“Ibu, Momon tadi tidak mencuci tangan
dahulu sebelum makan.”
“Kenapa tidak cuci tangan? Kan Ibu sudah
meminta kamu untuk cuci tangan dulu.”
“Maaf Bu, Momon tidak mendengarkan
perintah Ibu.”
“Nah, sekaran Momo masih tidak mau cuci
tangan sebelum makan?”
“Tidak Bu, Momon menyesal. Mulai
sekarang Momon akan cuci tangan dahulu sebelum makan.”
Ibu pun tersenyum dan membawa Momon
pulang kerumah. Akhirnya Momon selalu cuci tangan dahulu sebelum Ia makan agar
tidak sakit perut lagi.
Komentar
Posting Komentar